disampaikan pada pembukaan kongres IPNU-IPPNU di ponpes Al-Hikmah II Benda, Brebes Jawa Tengah oleh : KH. A. Hasyim Muzadi
Pertama kali yang harus dilakukan oleh kader IPNU dan IPPNU adalah tetap mempertahankan dan mengembangkan organisasi pemuda NU . tidak perlu bergeser menjadi organisasi massa, karena sudah memiliki masa melimpah. yang kurang adalah kader-kader, ulama'nya, kader disini yang saya maksudkan dalam empat dimensi ; dimensi keagamaan, dimensi keilmuan, kepemimpinan dan kebangsaan.
Saya ingin menyampaikan uraian singkat tentang empat dimensi ini. bahwa IPNU dan IPPNU haruslah menjadi pengamal agama yang baik, jangan hanya mengerti agama, namun juga mengamalkan agama dan merasa memiliki agama islam menurut Ahlusunnah Wal-Jama'ah yang dalam bidang pemikiran teologi dan tauhid kita menganut As'yari dan Maturidi. Di dalam bidang hukum Islam kita harus tetap berada pada salah satu Madzhab empat . Didalam Mistik Islam atau Tasawwuf juga berpegang pada Imam Junaid Al-Baghdadi dan Imam Al-Ghazali.
disamping patokan itu NU juga mempunyai manhaj (metodologi berfikir) selain madzhab. manhajnya adalah Tassaut dan I'tidal. kita berada pada garis tengah, tidak ekstrim dan tidak liberal. Tidak menggunakan agama dalam kekerasan, tapi juga tidak semena=mena mangagungkan pemikiran kita hingga mengubah Al-Qur'an dan Al-Hadis yang sangat membahayakan Aqidah dan syariah Ahlusunnah Wal-Jama'ah. ini penting sekali saya katakan.
dikutip dari :
1. Majalah Risalah Nahdatul Ulama
2. Nu.or.id
3. google.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar